Sunday, November 4, 2018

thumbnail

One Piece 923: Cara Nami dkk Selamat dari Ledakan Kastil Oden

Wujud naga Kaidou mampu menembakkan semburan dahsyat yang langsung menghancurkan Kastil Oden dengan satu serangan, sebagaimana yang ia lakukan pada One Piece Chapter 922. Naasnya, Nami dan yang lainnya berada di lokasi yang menjadi sasaran tembak Kaidou. Dan hingga Chapter terbaru One Piece 923 baru saja keluar, belum ada konfirmasi kalau mereka selamat.


Secara plot, mereka tentu saja masih hidup, 100% selamat. Tidak mungkin tokoh-tokoh utama mati begitu saja oleh serangan yang terjadi dalam 1-2 halaman. Apalagi ini One Piece, di mana kematian merupakan sesuatu yang sangat jarang dan penuh dengan sisi emosional... Intinya tentang mereka yang masih hidup sudah tidak perlu diperdebatkan lagi.

Yang menjadi pertanyaan adalah, bagaimana cara mereka bisa selamat?

Untuk kamu yang malas membaca, kamu bisa mendengar versi Youtubenya di link berikut

Sebelum Kaidou muncul dalam wujud naga, di sana ada total 14 orang (8 orang + 3 manusia hewan + 1 hewan aneh + 1 anak kecil yang menjadi naga + 1 tengkorak hidup lebih tepatnya)

Ada Luffy, Law, Nami, Sanji, Chopper, Carrot, Kinemon, Momonosuke, Kiku, Shinobu, Penguin, Sachi, Beppo, dan Komachiyo si anjing singa babi berbulu api.


Pasca kemunculan Kaidou, Luffy berlari menuju ke arahnya sementara Law menyusul. Kinemon dan Kiku juga pergi turun gunung menuju kota untuk menyelamatkan Tsuru, istri Kinemon.

Jadi ketika Kaido menembakkan serangan penghancur dari mulutnya, total masih ada 10 orang di sana. Bagaimana cara mereka selamat?

Banyak yang berpendapat kalau di sini Kinemon akan menggunakan kemampuan samurainya. Bagaimana pun ia dikenal sebagai pemotong api, dan memotong semburan naga bukan sesuatu yang mengejutkan lagi baginya. Namun seperti apa yang sudah disebutkan tadi, ia sudah turun gunung, apakah masih sempat?

Di antara 10 orang yang masih ada di sana, sebagian besar sudah tinggal cukup lama. Jadi besar kemungkinan, mereka sudah menyiapkan jalur-jalur pelarian kalau-kalau terjadi serangan. Terlebih di sana ada Shinobu, kunoichi cantik yang tampaknya akan memegang peran cukup penting dalam usaha penyelamatan diri ini.

Shinobu, sebagai veteran kunoichi yang sudah sangat lama tinggal di sana tentunya tahu banyak mengenai lokasi gunung tempat Kastil Oden berada. Dan beberapa kali, mulai dari halaman pertama One Piece Chapter 920, diperlihatkan sebuah gerbang raksasa di bagian gunung yang menghadap kota. Dengan adanya gerbang, kemungkinan besar gunung itu bukan gunung biasa. Bisa jadi di dalamnya terdapat ruang yang bisa dijadikan jalur pelarian atau tempat persembunyian.


Namun peluangnya tidak lah terlalu besar, mengingat keberadaannya yang terlalu mencolok, Kaido dan anak buahnya pasti sudah mengeceknya dari dulu-dulu sekali. Namun apabila entah bagaimana ia tidak terlalu peduli dan menganggap itu bukan sesuatu yang berbahaya, mungkin saja para samurai yang selama ini secara diam-diam dikumpulkan oleh Kinemon dan rekan-rekannya berada di sana.

Dilihat dari betapa cepatnya Shinobu sampai di ruangan kastil, besar kemungkinan tempat persembunyian para samurai berada tak jauh di sana. Meskipun tentu saja tetap ada kemungkinan kalau-kalau tempat semacam base camp itu tidak ada, melainkan para samurai tersebar di tempat mereka masing-masing.

Gunung bisa jadi juga merupakan markas kelompok bandit Shutenmaru. Apalagi pasca serangan Kaido, ia meminta para anak buahnya untuk "kembali" ke gunung, yang menandakan kalau mereka berasal dari sana. Terlebih kalau dipikir-pikir itu, tempat itu memang sudah menjadi wilayahnya sejak lama. Shutenmaru tak lain adalah Ashura Douji, sudah sangat bisa dipastikan, dan dia sudah tinggal lama menguasai tempat itu bahkan sebelum Oden mengalahkannya dan mengubah tempat itu menjadi kota seperti sekarang ini.


Mengenai bagaimana mereka bisa dengan cepat menyelamatkan diri, ada dua tokoh yang sepertinya memegang perang paling penting. Keberadaan Chopper dan Komachiyo di tempat itu bukan hanya sebagai pelengkap. Jangan lupa kalau selain hewan, mereka juga bisa jadi kendaraan yang bisa diandalkan.

Chopper tentu saja sudah tidak diragukan lagi kecepatannya ketika berada di mode rusanya. Nami dan Carrot bisa menumpang di punggungnya sebagaimana yang sudah biasa mereka lakukan. Sanji lari sendiri saja, jangan ikut menumpang, nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sanji memiliki kemampuan api, namun tetap saja memblok serangan Kaido yang radiusnya sebesar itu agaknya bukan pilihan yang bijak. Banyak juga yang berharap kalau Sanji menggunakan raid suit pemberian Germa di sini, tapi meski kedengarannya keren tampaknya kemungkinan Sanji untuk menggunakannya, paling tidak untuk saat ini, masih sangat amat mustahil.

Jika dalam urusan berlari dan kabur, Sanji adalah juaranya. Selama bertahun-tahun ia mampu kabur dari kejaran para banci di Pulau Momorio. Kabur dari ledakan segini saja pasti persoalan kecil baginya.

Shinobu adalah seorang kunoichi veteran, meski tua namun sebagai ninja ia tetap memiliki kecepatan yang tentu jauh di atas rata-rata. Jadi tak ada masalah baginya.

Sisanya: tiga kru Heart Pirates, Momonosuke, dan Brook bisa menumpang pada Komachiyo. Bagaimana pun ia adalah tunggangan besar yang bisa diandalkan. Dalam perjalanan menuju kastil, ia mengangkut empat orang dewasa tanpa masalah sama sekali, bahkan kereta raksasa penuh makanan juga pernah ia angkut. Jadi kalaupun ia harus membawa kesembilan-sembilannya, sepertinya ia masih kuat.


Teori lain mengenai bagaimana mereka bisa bertahan, atau setidaknya melindungi diri dari efek ledakan itu adalah Nami menggunakan kemampuan Zeus, menggunakan kekuatan awan untuk melindungi diri. Tapi kemungkinan ini juga tidak terlalu besar, apalagi kekuatan awan petir Zeus lebih ke hal menyerang, bukan bertahan.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments