Saturday, November 3, 2018

thumbnail

One Piece 923: Pentingnya Kekalahan Luffy untuk Plot Wano

Kalahnya Luffy di akhir halaman One Piece 923 sebenarnya bukan sesuatu yang mengejutkan. Bagaimanapun, lawannya adalah mahkluk hidup terkuat di darat, langit, dan lautan. Kaido adalah yang terkuat, sudah mengecap asam garam kehidupan selama bertahun-tahun lamannya.


Sementara Luffy, ia hanya pemuda dengan ambisi tinggi untuk menjadi raja bajak laut, yang namanya baru muncul sekitar 2-3 tahun terakhir. Pada One Piece Chapter 824, Kaido bahkan menganggap Luffy, Law, serta orang-orang yang dikenal sebagai Generasi Terburuk lainnya hanya sebagai kumpulan anak-anak yang bermain bajak laut.

Kalimat pengenalan Kaido bahkan jelas-jelas menyebut kalau dalam pertarungan satu lawan satu, selalu bertaruh pada Kaido. Dengan kata lain, dalam pertarungan by one Kaido memiliki win rate 100%.

Dikatakan juga kalau Kaido pernah merasakan 7 kali kekalahan, namun kekalahan itu ia rasakan "sebagai bajak laut". Kemungkinan besar kekalahan yang dimaksud dalah kekalahan dalam perang antar kelompok bajak laut, pertempuran kapal di lautan. Intinya perang melawan banyak musuh, bukan satu lawan satu.

Dan bukan tidak mungkin, Kaido akan segera merasakan kekalahan kedelapannya mengingat Luffy memiliki rekan-rekan seperjuangan yang solid. Yang saat ini secara perlahan namun pasti mulai membangun kekuatan.

Jadi jangan terlalu berharap Luffy bisa menang murni satu lawan satu melawan Kaido nanti. Bantuan dari teman-temannya tentu akan sangat diperlukan. Jadi wajar saja jika Kaido mampu menjatuhkannya dengan sekali serangan.

Kalau kalian masih ingat, Luffy bukan orang pertama yang terlihat menjadi korban dari hantaman gada berduri Kaido. Di awal-awal kemunculan Kaido, tepatnya pada One Piece Chapter 824, Kaido yang kala itu dalam kondisi mabok menghantam salah satu anak buahnya dengan senjata yang sama. Dan bagaimana hasilnya? Orang yang Kaido pukul terpental bahkan sampai keluar pulau, dan masih terus terlempar menyeberangi lautan.


Saking kerasnya hantaman Kaido. Itu pun hanya menggunakan hantaman biasa dalam kondisi mabok.

Ketika Kaido memfokuskan serangan pada Luffy, terlebih menyerang dengan menggunakan jurus, dengan serangan yang kemudian tampak memancarkan aliran listrik, tentunya daya hancur serangan tersebut semakin berlipat ganda.

Kekalahan Luffy juga tampaknya merupakan sesuatu yang penting untuk plot arc ini. Ada keuntungan jika Luffy kalah. Dari pertarungan Kaido sebelumnya, ketika berhadapan dengan trio aliansi yang baru saja terbentuk kala itu: Kid, Hawkins, Appo, dapat disimpulkan bahwa ada dua pilihan bagi yang dikalahkan oleh Kaido:

Bergabung menjadi bawahannya (seperti yang dilakukan Hawkins dan Appo), atau dikurung di penjara sebagaimana nasib Kid, yang tampaknya memiliki harga diri cukup tinggi untuk tidak menjadi bawahan bajak laut lainnya.


Luffy tentu saja tak mungkin memilih opsi menjadi bawahan Kaido, sangat tidak mungkin. Jadi setelah ia kalah, kemungkinan besar ia akan Kaido jebloskan ke penjara. Nah dari penjara itu, kemungkinan Luffy akan mampu menambah kekuatan aliansinya. Di sana paling tidak ia akan bertemu Kid, dan mungkin saja orang-orang kuat lainnya.

Mengumpulkan kekuatan dari penjara juga bukan sesuatu yang baru bagi Luffy. Sebagaimana yang terjadi di Impeldown, pada akhirnya Luffy mampu meloloskan diri dan bahkan keluar bersama orang-orang yang kemudian menjadi pendukungnya.

Dibawanya Luffy ke kurungan penjara Kaido adalah plot penting dalam arc ini.

Beberapa orang beranggapan kalau Oda terlalu kejam dengan membuat Luffy dikalahkan seperti itu oleh Kaido, namun sebenarnya itu merupakan suatu kehormatan. Bayangkan jika Luffy malah dibawa ke penjara setelah dikalahkan oleh bawahan Kaido, pembaca tentu akan semakin kecewa. Dikalahkan langsung oleh sang mahkluk terkuat itu sendiri adalah satu-satunya cara paling pantas untuk mengantar Luffy ke penjara, untuk mengumpulkan lebih banyak kekuatan.

Jika Luffy, Law, dan Kinemon tetap dengan rencana, mereka bahkan tak akan tahu kalau ada Kid dalam kurungan Kaido. Mereka akan melewatkan kesempatan untuk memperoleh bantuan kekuatan yang besar dari salah satu bagian dari generasi terburuk itu. Belum lagi kekuatan-kekuatan lainnya.

Jika memang di arc ini Kaido akan merasakan kekalahan kedelapannya, maka mau tak mau Luffy dkk harus mengumpulkan banyak pendukung. Jika bertarung satu lawan satu bukan lagi sebuah pilihan, maka meraih segala kekuatan yang bisa dikumpulkan adalah suatu kewajiban.

Kabur pun bukan merupakan suatu pilihan. Keberadaan Luffy di Wano bukan untuk menyelinap, menjemput orang, menyalin poneglif, sebagaimana yang mereka lakukan di daerah kekuasaan Big Mom.

Luffy dkk datang ke Wano dengan tujuan untuk memerdekakan negeri ini dari cengkraman penguasa jahat yang didukung oleh bajak laut Kaido. Mengalahkan Kaido beserta seluruh antek-anteknya merupakan suatu kewajiban.

Sudah terlalu banyak orang yang menderita dalam kekuasaan Wano. Ramalan 20 tahun Kozuki Toki harus bisa diwujudkan.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments