Thursday, November 15, 2018

thumbnail

Versi Teks One Piece Chapter 9 - Perempuan Iblis

Untuk pertama kalinya, Nami memperkenalkan dirinya Pada Luffy. Nami menjelaskan kalau dirinya hanya mencuri dari bajak laut, Luffy agak kaget dan lalu berkata, "Hanya mencuri dari bajak laut?"

"Benar sekali, aku hanya mencuri harta dari bajak laut. Kalau kerja sama kita pasti untung besar." ucap perempuan itu, Nami.

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

"Aku tak mau bekerja sama denganmu.." Luffy tak peduli dan pergi.
"Hei tunggu!!" Nami turun dari atap dan mengejar Luffy.

Nami bertanya pada Luffy, "Ngomong-ngomong kenapa kau marah sekali saat orang tadi memukul topimu? Apa topi itu harganya mahal??"

"Topi ini adalah harta karunku." ucap Luffy.
"Harta karun!? Apa ada permata tersembunyi di dalamnya?? Atau jangan-jangan ada peta harta karun??"

"Sudahlah tinggalkan aku sendiri, aku sibuk." ucap Luffy.

Di atas atap sebuah bar, bangunan yang lumayan luas, tampak sekelompok bajak laut yang sedang berkumpul. Di sanalah orang itu berada, orang yang sangat ditakuti, kapten dari bajak laut Buggy, Buggy si Badut.

"Jadi kau masih belum berhasil menangkap si pencuri itu, hah?" Buggy terlihat begitu kesal.

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

"Sa-Saat ini orang-orang kita masih mencari dia, Kapten Buggy..." jelas salah seorang kru Buggy dengan tubuh gemetar.

"Ini tak bisa dimaafkan!! Bagaimana bisa kalian membiarkan peta Grand Line dicuri!?" Buggy semakin marah. "Tepat saat kita ingin menyusuri rute itu, kenapa hal seperti ini malah terjadi? "

"I-Ini hanya masalah kecil, kapten... Saat aku mengunci gembok untuk melindung-"

"Apa katamu?"

"Eh? Maksud saya saat mengunci gembok untuk melindung-"

Buggy marah, "KENAPA KAU MENYEBUT-NYEBUT SOAL HIDUNG, HAH!?"

"Eeeeh!?"

Yah, Buggy memang sensitif dengan kata-kata yang mirip dengan hidung. "Kau pikir hidungku ini lucu hah karena menyerupai hidung palsu!?"

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

"Bu-Bukan begitu kapten, tadi saya mau bilang..."
"Kau mau bilang kalau hidungku ini merah dan besar, kan!?" Buggy murka.
"Eeeeh!?"

"Kau benar-benar cari mati rupanya!!"
"Tu-Tunggu kapten!! Saya sama sekali tidak-"

"Kau tahu kan siapa aku!?" Buggy makin marah dan kemudian...

"Uwaaa!!!!" tiba-tiba saja anggota Buggy itu tercekik dan tubuhnya melayang. "Se-Sesak sekali...!!" ucap orang itu.

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

"Itu dia....!!" ucap kru Buggy yang lain.
"Kekuatan Buah Setan!!"

"Siapkan meriam.." ucap Kapten Buggy.

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

"A-Aku tidak melakukan apa-apa, tolong!!!" lelaki tadi masih tercekik dan melayang.
"Ledakkan dia dan lakukan dalam sekejap!!" perintah Kapten Buggy.

"Aaaaaaa!!!"

DUARRRRRR!!!! Tanpa rasa prikemanusiaan sedikit pun orang tadi benar-benar diledakkan menggunakan meriam. Buggy kemudian meninggalkan tempat itu.

"Bawa kembali peta itu, lakukan patroli di kota dan ambil barang-barang berharga yang masih ada."

"Si-Siap Kapten Buggy!!"

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

Di sisi Luffy, saat ini ia sedang bersama dengan Nami di sebuah rumah. Luffy menceritakan semuanya, soal kenapa ia bisa terdampar di tempat itu seorang diri.

"Eeh? Jadi kau kehilangan anggotamu di laut? Memangnya jumlah krumu berapa banyak?"

"Cuma satu.." ucap Luffy lalu bertanya, "Apa ini rumahmu?"

"Tidak, pekerjaanku membuatku terus berpindah-pindah, aku tak tahu ini rumah siapa. Kota ini sudah mulai ditinggalkan, orang-orang berusaha sebisa mungkin untuk menjauhi bar tempat Buggy dan anggota bajak lautnya berada."

"Apa si bajak laut Nami itu begitu menyeramkan??"
"Nami itu aku!! Si bajak laut namanya Buggy!!!"

Yah, dari dulu Luffy memang berbakat ngajakin orang berantem.

"Buggy... Dia adalah bajak laut yang sangat terkenal dengan kesukaannya pada meriam. Ada yang bilang kalau ia pernah menghancurkan sebuah kota hingga menjadi debu hanya gara-gara seorang anak dari kota itu menertawakan hidungnya. Dan yang lebih mengerikan, aku dengar dia itu punya kekuatan misterius..."

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

Luffy malah lain-lain, "Hmmm... Kenapa tempat ini sepi sekali ya..."
"Sudah kubilang kan orang-orang lari karena takut dengan Buggy!!"

"Ooh, jadi sementara para warga pergi kau merampok rumah mereka, ya?"
"Tentu saja tidak!! Aku cuma mencuri dari bajak laut!! Aku ini bukan pencuri rendahan, duuh, bicara denganmu bikin aku pusing saja.." ucap Nami.

"Santai saja..." Luffy tersenyum.

Nami menghela napas kemudian menceritakan tujuan aslinya. "Aku harus mendapatkan seratus juta Berry, kemudian aku akan membeli sebuah desa."

"Membeli desa? Seratus juta? Itu jumlah yang besar kan, bahkan untuk bajak laut besar pun itu..."

"Aku punya rencana!" ucap Nami. Ia kemudian mengeluarkan selembar kertas dari balik bajunya, "Lihat? Ini adalah peta Grand Line yang baru saja kucuri."

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

"Setelah berhasil mencuri harta Buggy, aku akan pergi menuju Grand Line, kemudian mencuri harta karun dari para bajak laut besar!! Jadi bagaimana menurutmu? Ayo kita buat tim saja, kita pasti akan mendapat banyak uang! Nanti akan kuberikan kau bagian yang pantas..."

"Hei, apa kau mengerti soal navigasi?"
"Apa? Tentu saja, aku adalah navigator terbaik di sini!! Karena aku mencintai lautan!!"

"Wow kebetulan sekali!! Kami juga mau pergi ke Grand Line!!"
"Benarkah!?"

"Ya! Kau bisa saja menjadi navigator kami, jadi maukah kau bergabung menjadi anggotaku??"

"Tidak!!!" Nami menolaknya. "Hmm, aku baru sadar kalau kau itu bajak laut, sudahlah lupakan saja semua yang kukatakan tadi, aku tak akan pernah berkelompok denganmu!! Sekarang aku makin yakin, kau sedang mencari harta karun tertentu dan petanya ada di topi itu, kan?"

"Sudah kubilang kan, tak ada peta apa pun di topi ini.."
"Bohong!! Lalu kenapa waktu itu kau marah sekali?"

"Aku menganggap ini berharga karena seorang teman memberikan ini padaku, kemudian aku berjanji akan mengumpulkan kru dan menjadi bajak laut hebat.."

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

"Hah, bajak laut ini bajak laut itu, zaman ini konyol sekali.." ucap Nami. "Yang paling kubenci di dunia ini adalah bajak laut!! Yang paling kusukai adalah jeruk dan uang.."

Nami kemudian terdiam dan berpikir, "Lelaki ini bodoh sekali, dan kelihatannya tak ada yang bisa dicuri darinya, tapi mungkin dia bisa kumanfaatkan..."

"Jadi bagaimana?" tanya Luffy lagi, "Mau jadi navigatorku?"
"Sudah kubilang lupakan!!" bentak Nami.

Setelahnya, ide jahat Nami pun muncul.

"Kelihatannya kau sangat membutuhkan seorang navigator, jadi aku akan mempertimbangkannya dengan satu syarat."

"Benarkah? Syarat apa?"

"Syaratnya gampang saja, pergilah bersamaku untuk menemui Buggy."

"Baiklah! Ayo pergi, Buggy ada di mana?" Luffy langsung jalan.
"Hei! Kita harus siap-siap dulu!!"

Akhirnya mereka pun pergi, Nami dan Luffy, pergi menuju markas Buggy. Nami pergi dengan membawa sebuah tali.

"Untuk apa kau membawa tali segala?"
"Oh, aku memang biasa membawa tali.." jawab Nami seadanya. Dalam hati, "Kau mau menjadi bajak laut, kan?" Nami punya niat buruk untuk Luffy.

"Mereka ada di ujung jalan itu." ucap Nami. "Di sana ada kedai minuman, di sanalah mereka semua berkumpul."

"Jadi, apa yang akan kita lakukan di sana?"

"Itu..." tiba-tiba saja Nami bergerak cepat dan langsung mengikat Luffy dengan tali yang ia bawa. "Eh!? Apa yang kau lakukan!?" Luffy yang lengah mudah saja diikat olehnya.

"Yah, kita lihat saja nanti, bocah bajak laut..." ucap Nami.

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

Kembali ke atap bar, tiga orang yang bertugas untuk mengejar Nami telah kembali dan melapor pada Buggy. Mendengar kegagalan mereka, tentu saja ia marah. "Apa!? Si pencuri peta itu berhasil meloloskan diri!? Lalu apa gunanya kalian bertiga!?"

"Ampun Kapten Buggy!! Tapi tiba-tiba bossnya yang memakai topi jerami muncul!!"

"MATI SAJA KALIAN!!!!"

"Kapten Buggy!!" anggota Buggy yang lain tiba-tiba melapor.
"Ada apa!?"

"Pencuri yang tadi kembali dengan sukarela...!!"

"Bagus, cepat bawa dia kemari... Eeeh!? Tunggu dulu tadi kau bilang dia datang dengan sukarela!? Apa maksudnya!?"

"Aku juga tidak tahu, Kapten.."

"Sudahlah cepat bawa saja dia kemari!!" perintah Kapten Buggy.

Kemudian, Nami masuk ke sana sambil membawa Luffy yang sudah terikat.
"Ah! Itu dia kapten, bossnya yang tadi jatuh dari langit!!"

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

Nami berbicara pada Buggy, "Aku telah menangkap pencuri ini dan membawanya kemari, Kapten Buggy, ini kukembalikan petanya.."

"Sialan kau menjebakku!!" Luffy baru sadar.

"Terima kasih kau mau mengembalikannya..." ucap Buggy, "Tapi kenapa kau melakukan ini?"

"Sebenarnya aku berselisih dengan dia, aku sudah bosan bersamanya terus... Kumohon izinkan aku bergabung dengan Kelompok Bajak Laut Buggy!!"

"Eh!? Bwahahahaha!!!" Buggy malah tertawa terbahak-bahak. "Sudah bosan? Hahaha, kau gadis yang menarik, aku suka itu!! Baik, kau kuterima!!"

Nami tersenyum, awal dari rencana besarnya telah berhasil ia lakukan. "Dengan begini, aku akan bisa mencuri seluruh harta Buggy dan peta itu, kemudian aku akan kabur meninggalkan kota ini..."

Sementara itu Luffy yang masih terikat sudah dimasukkan ke dalam kurungan. "Aku tak mau mengajak dia bergabung lagi!!" Luffy ngambek.

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

Di pelabuhan kota itu, tampak Zoro yang sudah sampai bersama dengan tiga anggota Buggy yang ia temukan di tengah laut.

"Kita sudah sampai, Zoro-san!!"

"Hmm, apa kota ini kota mati ya? Tidak ada orang sama sekali..." ucap Zoro.

"Sebenarnya baru-baru ini Kapten Buggy menyerang kota ini.."
"Bagaimana ini? Apa yang akan kita katakan pada Kapten Buggy?"
"Kita ceritakan saja apa adanya, soal gadis pencuri itu..."

"Baiklah," ucap Zoro, "bagaimana kalau kalian mengajakku untuk menemui si Kapten Buggy itu? Mungkin saja dia tahu di mana Luffy berada..."

Versi Teks One Piece Chapter 9 - YonkouTerkuat

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments