Wednesday, February 19, 2020

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 971

Sebelum kita membahas detail-detail kecil yang mungkin kamu lewatkan di One Piece Chapter 971, jangan lupa untuk follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya. Oke langsung saja mulai detail pertama.

Monday, February 17, 2020

thumbnail

Perbedaan One Piece Episode 922 dengan Versi Manga

One Piece Episode 922 diadaptasi dari sebagian Chapter 928 dan Chapter 929. Sebelum masuk ke pembahasan, pertama-tama jangan lupa untuk follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya.

Sunday, February 16, 2020

thumbnail

Kimetsu no Yaiba Gagal Menang Animasi Terbaik - Crunchyroll Anime Awards 2020

Secara mengejutkan, Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba gagal memenangkan kategori animasi terbaik pada Crunchyroll Anime Awards 2020. Meraih predikat Best Animation of the Decade versi Funimation tampaknya tidak lantas membuat anime yang sangat fenomenal ini mampu mengalahkan pesaing-pesaingnya.
thumbnail

Versi Teks One Piece Chapter 971 - Hukum Rebus

Nona Toki dan kedua anaknya masih tinggal di Kastil Kuri, dan makin hari mereka harus makin waspada. Bahkan sebelum makan, makanannya harus dicek terlebih dahulu oleh ajudan untuk memastikan kalau itu tidak mengantuk racun.

Thursday, February 13, 2020

Sunday, February 9, 2020

thumbnail

Perbedaan One Piece Episode 921 dengan Versi Manga

One Piece Episode 921 diadaptasi dari sebagian Chapter 927 dan Chapter 928. Sebelum masuk ke pembahasan, pertama-tama jangan lupa untuk follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya.

Saturday, February 8, 2020

thumbnail

Dampak Aksi Minoru Terhadap Perkembangan dan Kesehatan Ekonomi Jepang, USA dan Global

Minoru Tanaka, anak jenius pemilik Death Note di special one-shot 2020 sukses membuat heboh dunia dengan melelang buku pencabut nyawa itu. Buku Death Note akhirnya laku seharga USD 10,000,000,000,000 (10 triliun USD) oleh Negara Amerika Serikat.

Wednesday, February 5, 2020

thumbnail

Alasan Kenapa Ryuuk Menulis Nama Minoru Tanaka di Buku Death Note Miliknya

Pada ending Special One-Shot Death Note yang baru saja terbit 4 Februari lalu, terlihat Ryuuk duduk di atas Bank Yotsuba sambil menulis nama Minoru Tanaka di halaman yang sama dengan halaman tempat nama Light Yagami berada. Yang menjadi pertanyaan adalah, kenapa?
thumbnail

Bahas Death Note Special One-Shot 2020


Volume terakhir komik Death Note terbit di Jepang pada Tahun 2006. Dua tahun kemudian tepatnya di Tahun 2008, sebuah onseshot diterbitkan. Sekarang, dua belas tahun kemudian, duo mangaka legendaris Tsugumi Ohba dan Takeshi Obata kembali menerbitkan oneshot Death Note.

Tuesday, February 4, 2020

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 970

Sebelum kita membahas detail-detail kecil yang mungkin kamu lewatkan di One Piece Chapter 970, jangan lupa untuk follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya. Oke langsung saja mulai detail pertama.

Friday, January 31, 2020

Monday, January 27, 2020

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 969

Flashback berlanjut dengan twist yang tragis. Empat tahun berlalu, Oden yang harusnya menjadi harapan masyarakat justru menjadi bahan olokan. Entah apa yang sebenarnya terjadi, di sini kita tidak akan membahas hal itu.

Sunday, January 26, 2020

Friday, January 24, 2020

thumbnail

Versi Teks One Piece Chapter 969 Bahasa Indonesia

"Aaaaaaa..!!!"

Orochi menjerit, wanita-wanita di sekelilingnya berlarian ketika Oden semakin dekat dan bersiap untuk menebad dengan dua pedangnya.

"Tunggu...!! Tunggu dulu, Oden..!!"


Orochi berusaha menahannya tapi percuma saja. Jangankan dia, sebelumnya Toki pun sempat berusaha menahan Oden. Mengingatkannya kalau dia marah dan gegabah seperti ini, maka musuh akan menyerang balik...

Oden tidak peduli.

"Orochi...!!!"
"Aaaaa....!!!"

Blasssstttt!!!!! Oden melesatkan tebasan.

Perabotan-perabotan di sebelah ruangan sampai terpecah-pecah oleh serangan itu, namun anehnya itu tidak melukai Orochi sama sekali. "Eh!?"

...

Follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya.

...

Kakek itu... Kakek pemain musik yang waktu itu ikut bersama si nenek misterius ternyata bukan hanya seorang pemusik biasa. Ia menyilangkan kedua jarinya, dan seketika sebuah barrier melindungi sekitar tubuh Orochi dari serangan.


Orochi bisa sedikit bernapas lega..

"Apa ini!?"

Oden menebas-nebas kembali barrier itu namun tetap tidak ada efeknya.
"Gyaaa...!!" Orochi di balik barrier masih tampak ketakutan.

"Kaca!? Bukan!! Keluar kau Orochi!!" Oden terus menebas-nebas namun perlindungan dari kemampuan buah iblis itu tetap tidak tergores.

Orochi masih tampak ketakutan.

"Tidak perlu takut, Tuan Orochi, percayalah pada kemampuan buah Bari Bari ini.." ucap kakek pengguna kemampuan buah iblis itu, Kurozumi Semimaru. "Barrier ini bisa menghalangi siapapun untuk menembusnya. Dengan ini kekuatanmu tidak ada artinya, Oden!!"


"Nikyokyokyo!! Setelah menjadi bajak laut, kau pasti sudah tidak asing lagi dengan kemampuan-kemampuan khusus yang berasal dari buah iblis seperti ini..." ucap si nenek pemakan buah Mane Mane yang juga berada di belakang Orochi, Kurozumi Higurashi.

Semoga cara baca nama ini tidak salah, untuk versi resminya tunggu saja terbitan MangaPlus hari Senin nanti.

"Orang-orang seperti itu ada juga di sini!?"
"Ya, dan di sini kami menyebut mereka sebagai tukang sihir!!"

"Hahaha.. Oden!!" Orochi meski masih tampak takut namun sudah mulai bisa tertawa. "Apa kau pikir semua masalah bisa kau selesaikan hanya dengan amarah dan kekuatan!? kau tak akan bisa membunuhku!!"

Sementara itu di luar kastil, orang-orang bersorak-sorai atas kedatangan Oden.


"Apa kau melihatnya tadi!? Oden masuk menerobos kastil!!"
"Penerus yang sah dari Keluarga Kozuki telah kembali!!"

"Shogun yang sekarang akan diganti!!"
"Aku yakin selanjutnya Kaidou juga akan diusir!! Hajar Orochi!!"

"Oden!!"
"Oden!!"

Tapi di dalam kastil situasinya tidak semudah itu.

Oden yang semula hanya mengamuk menebas-nebas kini mulai bisa lebih tenang. "Ayahku memberimu posisi sebagai shogun pengganti sampai aku kembali... Karena itu cepat serahkan kembali posisi shogun padaku!!"

"Aku tak pernah berminat untuk menjadi shogun," ucap Oden, "Tapi akan kulakukan jika itu demi kehidupan yang lebih baik untuk para rakyat Wano!!"

"Tidak tidak tidak... Sayang sekali..." ucap Orochi.
"Klaim shogun mu itu sekarang sudah tidak berarti.."


"Nikyokyokyo..." si nenek di belakang Orochi tertawa.

Ia kemudian berubah menjadi Shogun Sukiyaki, ayah Oden.
"Wah wah, ahirnya kau kembali juga, Oden.." ucapnya menirukan ayah Oden.

"Eh!? Ayah!? Kau masih hidup...!?"

"Nikyokyokyo!!" si nenek kembali berubah ke wujudnya semula dan tertawa-tawa.

"Para daimyou yang bodoh itu percaya saja berkat kemampuan mengubah wujud ini!!" ucap Orochi. "Wahahaha!! Pada akhirnya sekarang mereka sudah secara resmi memberikan posisi shogun padaku!! Jadi tidak ada lagi alasan bagiku untuk memberikan posisi ini padamu..."

"Apa saja yang sudah kau lakukan pada ayahku!?" Oden membentak masih dari luar barrier, "Apa kau yang membunuhnya!?"

Orochi diam saja dengan ekspresi liciknya.


Pembicaraan selanjutnya terjadi di antara mereka, dan diam-diam Shinobu muda mengintip percakapan tersebut dari balik langit-langit ruangan.

Di luar, situasi juga mulai berubah parah. Ketika orang-orang berkumpul dan meneriakan nama Oden, salah satu dari mereka terkena tembakan panah beracun.

"Seseorang terkena panah!!"
"Panggilkan dokter!!"


Orang-orang yang berkumpul dan heboh atas kembalinya Oden pada akhirnya harus menjadi korban. Dua penduduk terkena panah beracun dan mengalami demam hebat.

Para penduduk yang ketakutan bersembunyi di balik rumah mereka.

Naga raksasa terlihat terbang di langit berawan yang ada di atas kastil ibu kota.


Pria yang membangun keluarganya sendiri dan menjadi Daimyou Kuri...

Pria yang menjelajahi lautan bahu membahu dengan bajak laut terhebat di dunia...

Pria yang telah kembali berkali-kali lebih kuat...

Oden yang tak terkalahkan!! Di kampung halamannya sendiri yang tengah menderita oleh kekuasaan yang kejam...

Pria yang seharusnya menjadi penyelamat bagi orang-orangnya...

Kozuki Oden


Beberapa jam kemudian ia menari telanjang di depan kastil Shogun Orochi
Orochi dan anak buah Kaidou tertawa-tawa

Kembalinya sang penerus sah shogun Wano, Kozuki Oden
Pada akhirnya orang-orang mulai kecewa... Bahkan marah

Si bodoh dari Kuri, Kozuki Oden
Sebuah lagu bahkan dibuat untuk meledek si bodoh ini


Oden muncul ke kota sekali seminggu
Menari-nari di depan kastil, mendapat bayaran kecil

Di hari berangin
Di hari hujan
Di hari bersalju

Narasi yang menggambarkan betapa Oden mengorbankan harga dirinya berakhir. Selanjutnya di kastil Kuri, tampak para ajudannya memohon untuk ia tidak semakin menjatuhkan harga dirinya. Kinemon dan yang lainnya bersujud, "Kami mohon, Tuan Oden!!"


Oden yang sudah terlihat seperti bapak-bapak yang tidak mengurusi dirinya sendiri hanya berkata, "Menari telanjang tiap minggu adalah pekerjaanku.."

"Tolong beritahu kami yang sesungguhnya!!" ucap Kiku.
"Apa yang Anda bicarakan dengan Orochi!? Kenapa Anda melakukan semua ini!?"
"Kami tak tahu lagi harus bicara apa pada warga Kuri yang tetap percaya sampai akhir!!"

Bahkan di daerahnya sendiri, Kuri, Oden sudah mulai dibenci warganya. Anak-anak menimpukinya dengan batu tiap kali Oden lewat di jalan.

Seorang ibu menghampiri anaknya yang melempar batu ke Oden dan berkata, "Jangan berbuat kasar begitu pada anjing"

...

Suatu hari Oden berlari ke pantai...
menangis sekencang-kencangnya, tertawa sekencang-kencangnya, lalu menangis lagi...

Menangis dan tertawa lagi...
Air mata membasahi muka tersenyumnya...

Sebuah koran dari dunia luar akhirnya sampai di pesisir Wano..
Oden menangis sambil tertawa saat membacanya...


Dunia dibuat gempar oleh eksekusi mati sang Raja Bajak laut, serta harta berlimpah yang ia tinggalkan untuk ditemukan... One Piece

Orang-orang beramai-ramai pergi ke laut...
Era Besar Bajak Laut dimulai

"Roger!!" ucap Oden, "Kau memang hebat!! Hidupmu sungguh luar biasa!! Tidak seperti Kuri!!"

...

Dua tahun setelah kembalinya Oden,
Pertempuran antara Kelompok Bajak laut Gekko Moriah dan Kaidou pecah

Di waktu yang bersamaan, makam Toshin Ryuma dicuri

Dan di waktu yang bersamaan pula, si bodoh Oden masih menari-nari telanjang


Namun meski begitu, Oden masih tetap memiliki keluarganya. Hiyori dan Momonosuke tetap terlihat sayang padanya. Suatu hari Oden pernah bertanya pada Toki, "Apa kau mau menceraikanku?"

"Hah? Apa kau bercanda?" Toki hanya tersenyum saja, lama-lama ia sudah terbiasa dengan semua itu dan tetap mencintai Oden.

Tidak hanya keluarga, Oden juga masih punya para ajudannya...

Juga rekan-rekan lain... Salah satunya Yasuie.
"Menjadi bodoh terkadang bagus.." ucap daimyou Hakumai itu.

Masih ada juga si boss yakuza yang mendukungnya, Hyogoro...

Seorang pria menahan Oden saat ia ingin bertemu Hyogoro, "Mau ada urusan apa kau dekat-dekat dengan boss Hyogoro.."

Plakkk!!! Seorang wanita menggeplaknya dari belakang.
"Bodoh, cepat suruh dia masuk... Oden-chan, Hyogoro-sana ada di dalam, ayo masuk kita minum teh"

Di dalam ruangan, mereka pun minum-minum teh sambil mengobrol.

"Orochi benar-benar keras kepala," ucap Hyogoro. "Apa menurutmu aku juga perlu turun begitu?"

"Jangan memaksakan diri.." ucap Oden.

"Oden-chan, aku juga jago menari loh"
"Hei hei jangan lakukan itu, Nyonya"


Tiga tahun setelah Oden kembali...
Empat tahun setelah Oden kembali...

Oden masih tetap menari telanjang tiap minggunya. Tidak ada yang berubah di negeri Wano.

Di tahun kelima...
Kuri...

Arak-arakan Orochi sedang lewat di jalanan kota, di antar oleh dua kuda yang terlihat gagah. Di sekitarnya tampak bersiaga beberapa pengawal. Termasuk duo kakek dan nenek Kurozumi.

"Shogun Orochi!!"


Seseorang berlutut di tengah jalan saat ia lewat. Orochi turun dari kereta kuda dan menghampirinya. Yang berlutut itu ternyata adalah Oden. Orochi kaget.

"Mengenai pabrik-pabrik senjatanya," ucap Oden, "Lalu kapalnya... dan Kaidou..."

Orochi seolah tak tahu menahu dan berkata, "Bicara apa kau?"
"!!!!" Oden terlihat syok.

"Aku akan menjadikan Wanokuni sebagai produsen senjata terbesar!!!!" ucap Orochi.

Oden semakin kaget. Dan perkataan Orochi setelahnya semakin membuat hatinya hancur.
"Dan ah... soal Hyogoro, dia membuatku khawatir, jadi aku menyerahkannya pada Kaidou!!"

"!!!"

Hyogoro ditangkap, istri dan 16 anaknya dibunuh. Seluruh keluarganya dihabisi.


Oden, seorang samurai yang telah menahan semuanya seorang diri selama lima tahun...

Benang tipis itu telah dirusak..
Telah diputus

Air mata yang selama ini tertahan di matanya menetes
Namun Oden mampu menahan perasaannya

Sepertinya Oden telah belajar dari kesalahan sebelumnya. Kali ini ia bisa menahan amarahnya dan memikirkan segala sesuatunya secara matang.


Oden kembali ke kastil dan mengumpulkan orang-orangnya.
"Kita akan menjatuhkan Kaidou!!"

"Kami sudah lama menunggu kata-kata ini!!"

Kinemon dan yang lain tampak seperti orang yang baru diberi makan setelah sekian lama lapar. Kata-kata itu akhirnya keluar dari mulut pemimpin mereka.

Kekacauan terbesar di generasi ini

Oleh Kozuki Oden... Yang telah menangis di sepanjang Wano

Di sisinya, sembilan pria yang telah ia tumbuhkan sebagai samurai

Disinari oleh merahnya langit matahari senja

Pria-pria ini lapar akan pertarungan, berkilau oleh api merah

Pedang di pinggang mereka bagaikan refleksi dari nyala hidup yang membara


Para penduduk Wano, yang hormat terhadap kesetiaan mereka, kemudian menyebut mereka sebagai

Sembilan Sarung Merah

Dengan mata yang tertuju pada Kaidou..
Jalan mereka juga bagian dari cerita sedih di masa lalu...

Takdir yang menunggu mereka adalah.... eksekusi publik Kozuki Oden!!

Sampai jam legendaris itu tiba, yang akan diceritakan terus pada generasi mendatang...

Tolong jangan sedetik pun, mengalihkan matamu

One Piece 969 - END

Tuesday, January 21, 2020

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 968

Flashback masih terus berlanjut, kali ini chapter berfokus pada bubarnya Kelompok Bajak Laut Roger dan kembalinya Oden ke Negeri Wano.

Langsung saja mulai dari detail pertama.

1. Halaman Cover
Halaman cover kerap kali dilewatkan oleh para pembaca manga. Orang-orang cenderung tidak sabar untuk langsung membaca isi ceritanya. Padahal, halaman cover One Piece khususnya kerap memuat detail-detail kecil yang cukup menarik untuk disimak. Termasuk pada chapter kali ini, One Piece Chapter 968.


Pada halaman cover ini, setidaknya ada 7 detail kecil yang mungkin kamu lewatkan.

1.1 Bekas Benang Doflamingo
Goresan benang dari teknik sangkar burung Doflamingo masih terlihat di bukit bebatuan yang ada di background. Kota sedang dalam proses perbaikan, tapi "luka" di bukit itu bisa jadi akan dibiarkan begitu saja. Hitung-hitung sebagai monumen untuk mengenang pertarungan hebat antara Luffy dan Doflamingo yang pernah terjadi di sana.


1.2 Perbaikan Kota
Kerangka-kerangka untuk perbaikan gedung masih bisa dengan jelas dilihat di beberapa bangunan yang ada di sepanjang jalan itu. Kota yang dikenal dengan hasrat dan cinta ini benar-benar sedang dalam masa pemulihan.


1.3 Kain Tukang Cukur Chiffon
Seperti selayaknya salon atau tukang cukur pada umumnya, klien akan diberi kain khusus untuk menutupi dirinya ketika rambut akan dipotong. Ketika sekelompok angkatan laut menangkap Chiffon, ia diangkut langsung bahkan dalam kondisi kain itu masih menutupi badannya.


1.4 Efek Cium Germs Pirates
Meskipun kelompok bajak laut Germs Pirates yang meneror Dressrosa dengan kemampuan yang membuat orang menggila menciumi orang-orang sekitarnya sudah dikalahkan oleh Bege, efek cium itu masih belum hilang.


1.5 Anjing Peliharaan Angkatan Laut
Terlihat sosok kecil di deretan paling depan angkatan laut yang menangkap Chiffon. Ini hanya spekulasi belaka, tapi kemungkinan itu adalah semacam anjing peliharaan si perempuan angkatan laut. Hal ini menjelaskan bagaimana mereka bisa melacak Chiffon.


Motif pakaian perempuan angkatan laut itu juga putih dengan corak hitam-hitam ala dalmatian. Hal ini bisa dilihat pada cover One Piece Chapter 966.

1.6 Anak Buah Bege
Masih sama seperti cover One Piece Chapter 966, di pojokkan terdapat orang berpakaian ala mafia terkapar. Bedanya kalau sebelumnya di pojok kanan, sekarang di kiri. Sosok ini tak lain adalah salah satu anak buah Bege yang mengawal Chiffon, namun tampaknya angkatan laut terlalu kuat baginya sampai-sampai ia tak bisa melindungi istri bossnya.


1.7 Sepatu Gotti
Detail terakhir yang tidak kalah (tidak) pentingnya adalah, Gotti kembali terlihat dengan sepatu bermotif bulat-bulatnya. Sepatu hitam yang tampak ia kenakan pada halaman cover One Piece Chapter 960 digambar polos karena ia berada cukup jauh di background.


Sepatu dengan motif yang sama juga terlihat digunakan oleh Vito di halaman cover beberapa chapter sebelumnya.

2. Kemampuan Buah Iblis Buggy
Untuk pertama kali di flashback ini, Buggy terlihat menggunakan kemampuan buah iblisnya. Ketika kru Roger berkumpul untuk akhirnya mendengar berita pembubaran kelompok itu, Buggy hanya terlihat setengah badan.


3. Topi Roger
Ketika harus berpisah dengan krunya, Roger menitipkan topinya pada Rayleigh, partner pertamanya dalam perjalanan menjadi bajak laut terhebat. Sebuah momen yang emosional. Roger pun pergi meninggalkan teman-temannya tanpa mengenakan topi.


Hal ini menjelaskan kenapa pada saat ia bertemu minum-minum dengan Shirohige, topi yang digunakan waktu itu agak berbeda.

4. Baju Nododon Seagull
Meskipun bertubuh paling besar di antara kelompok Roger, sepertinya mencari pakaian berukuran pas bukan sesuatu yang sulit bagi Seagull. Dia justru menjadi karakter yang sangat sering terlihat berganti-ganti pakaian. Kadang kaos putih polos, hitam polos, hitam bergaris, kaos putih dengan luaran hitam, dan terakhir terlihat mengenakan kaos bertuliskan NODODODON.


5. Rayleigh Memalingkan Wajah
Rayleigh jadi satu-satunya kru yang terlihat memalingkan wajah ketika kaptennya pergi. Mungkin ia tak mau terlihat saat menangis. Sebelumnya saat Roger memberinya pesan-pesan terakhir saja, ia menutupi mukanya dengan tangan.


6. Pakaian Warga
Bukan hanya keluarga dan ajudan Oden, para warga pun sampai harus menggunakan baju-baju yang ditambal-tambal. Menggambarkan betapa susahnya Kuri berusaha untuk bertahan tanpa pemimpin. Tapi meski dalam kondisi seperti itu, mereka masih tetap bisa tersenyum dan tertawa menyambut kembalinya Oden.


Dan hei, ada juga si panda legendaris di pojok kanan.

Tidak hanya di Kuri, di halaman-halaman akhir saat Oden menuju ibu kota, penduduk dari daerah lain pun tampak menggunakan baju yang ditambal-tambal. Menunjukan bahwa pengaruh buruk Orochi menyebar ke seluruh penjuru negeri.

7. Kacamata Inuarashi
Inuarashi akhirnya mulai terlihat memakai kacamata. Terakhir ia muncul di chapter minggu lalu ketika memilih untuk menemani Toki di Wano, Inuarashi masih belum memakai kacamata. Setelah Oden kembali, akhirnya ia menggunakan kacamata. Dan sampai sekarang, ia masih tetap mengenakan kacamata.


Ukuran tubuh kedua mink ini juga terlihat meningkat pesat. Sekarang mereka sudah jauh lebih besar dari ukuran manusia normal.

8. Oden Lompat Kastil
Kalau diperhatikan dengan sangat teliti, ketika Oden marah dan hendak menyerang Orochi, ia langsung melompat dari lantai atas kastil Kuri.


Detail lain dari aksi pergerakan Oden juga bisa dilihat di halaman yang sama. Ketika harus melewati sungai, Oden memilih untuk langsung melompat saja dari ujung ke ujung alih-alih menggunakan jembatan yang disediakan.


Follow Twitter @YonkouTerkuat untuk mendapat berbagai update dan twit-twit random seputar One Piece dan Anime/Manga lainnya.