Friday, November 2, 2018

thumbnail

Pembahasan Fairy Tail 100YQ Chapter 11 - Pedang, Armor, Abu

Seri terbaru Fairy Tail baru saja merilis Chapter terbarunya: Chapter 11. Pada video kali ini, kita akan melakukan pembahasan terhadap Chapter tersebut.

Chapter dimulai dengan cover yang berfokus pada Gray, seolah merupakan petunjuk bahwa sesuatu yang besar akan terjadi padanya, khususnya di Chapter ini. Dan memang benar, pada Chapter kali ini, Gray menjadi tokoh yang mendapat sorotan terbanyak.


Cerita berlanjut dari sisi Erza, tampak bagaimana kesatria pedang ganas itu kini tertunduk lemah seolah kehilangan semua semangatnya setelah Kyria si Dragon Slayer Pedang memotong kekuatannya.

Bukan Fairy Tail namanya jika tidak menyelipkan fan service di tiap ceritanya. Begitu pula dengan apa yang terlihat di beberapa panel Chapter kali ini. Bagaimana Erza yang tertunduk dengan hanya mengenakan pakaian dalam, dan wajahnya yang jadi terlihat lugu dan memerah, indah sekali.


Teman-teman Erza tentunya tidak tinggal diam melihat hal itu terjadi. Wendy dengan menggunakan kekuatan Dragon Slayer Langit miliknya langsung mencoba untuk menyerang Kyria. Serangannya berhasil dihindari, namun Kyria cukup kaget saat mengetahui kalau Wendy, yang seorang anak kecil ternyata juga merupakan Dragon Slayer.

Carla, kucing kecil Wendy juga membantu dengan melesatkan tendangan sambil berteriak, "Meski kecil Wendy itu penyihir yang hebat!!"

Namun lagi-lagi, Kyria berhasil menghindarinya. Lucy juga membantu, menggunakan kekuatan sihir Virgo untuk menjebloskan tubuh Kyria ke dalam tanah.

"Kecil bukan berarti tak berguna!!" Lucy berteriak.

Teriakan demi teriakan yang membahas mengenai hal-hal kecil lama-lama malah membuat Wendy kesal. Bagaimanapun ia masih trauma dengan kata-kata kecil mengingat, kalian tahu sendiri kan...

Kyria masih terlalu kuat bagi mereka, menggunakan kekuatan sihirnya ia mampu melepaskan diri dari cengkraman tanah kekuatan Virgo dengan mudah.


Sangat khas di setiap arc Fairy Tail, di mana setiap musuh yang baru ditemui selalu diperlihatkan memiliki kekuatan yang sangat overpower, namun ujung-ujungnya tetap bisa dikalahkan. Tinggal bagaimana cara mereka dikalahkan. Dan dalam prosesnya, pertarungan-pertarungan yang disajikan, itulah yang membuat Fairy Tail menjadi hal klasik yang tetap seru untuk diikuti.

Hempasan sihir Kyria tak hanya melepaskan dirinya dari tanah, namun juga menyebabkan tebasan-tebasan udara yang memotong ke berbagai penjuru mata angin, memotong berbagai hal yang dilewatinya: bebatuan, tanah, tembok, termasuk Lucy, Wendy, Carla, juga Caramille si asisten Dewa Naga Air.

"Sudah kubilang kan, tak ada yang tak bisa kupotong" Kyra mengklaim dengan tatapan yang sombong.


Cerita kemudian berfokus pada pertarungan antara Gray dan Skullion Raider. Gray dan pengguna Dragon Slayer Tulang itu saling jual beli serangan, namun es-es yang digunakan oleh Gray untuk menyerang selalu mampu diubahnya menjadi abu. Berbagai macam serangan Gray selalu bisa ia ubah menjadi abu.

Kekuatan yang mengerikan. Tapi sekali lagi, biasanya musuh-musuh yang baru muncul di Fairy Tail memang tampak over power.

Pertarungan terjadi cukup lama, sekitar 10 halaman. Gray bahkan sampai harus menggunakan wujud iblisnya. Skullion Raider sempat kaget dengan kekuatan sihir Gray yang mampu membekukan bahkan lautan itu sendiri. Tapi pada akhirnya, Skulliun Raider tetap lebih unggul. Bahkan lautan yang beku mampu ia ubah menjadi abu. Lautan diubah menjadi abu.


Dan meski merupakan seorang Dragon Slayer, bukan berarti hanya naga yang menjadi korbannya. Pada akhirnya, ia menggunakan kekuatan sihirnya untuk mengubah Gray menjadi abu.

Dan begitulah, Gray pun perlahan berubah menjadi serpihan abu dan lenyap. Benar-benar lenyap. Tampaknya penulis terinspirasi dari jentikan jari Thanos.


Apakah Gray mati? Tentu tidak. Sekuat-kuatnya musuh, lebih kuat plot armor yang melindungi Gray. Sangat tidak mungkin salah satu tokoh utama Fairy Tail ini terbunuh begitu saja. Tinggal menunggu jawaban bagaimana ia bisa dikembalikan lagi dari kondisi abu.

Pihak Fairy Tail benar-benar dihajar habis pada Chapter kali ini. Di sisi Natsu, ia bahkan tak mampu berbuat apa-apa mengingat pertarungannya berlangsung di atas kapal laut. Natsu mabok kendaraan sampai-sampai berdiri pun susah.

Dewa Naga Air juga tertebas, ia menjadi korban setelah tadi berusaha melindungi tubuh Caramille dari tebasan membabibuta Kyria.

Chapter 11 masih menyisakan dua halaman lagi. Pada dua halaman terakhir itu, cerita berpindah jauh ke Magnolia. Diperlihatkan kalau pada akhirnya, Jellal berhasil bertemu dengan sosok yang dicari-carinya: Touka si Penyihir Putih.

Akhirnya.


Akankah kita memperoleh informasi lebih lanjut mengenai penyihir misterius ini pada Chapter berikutnya? Apakah Touka orang baik? Ataukah ia penyihir jahat? Namun dari bagaimana cara ia begitu memuja-muja Natsu, sepertinya Touka merupakan penyihir yang baik.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments