Saturday, December 7, 2019

thumbnail

Detail-Detail Kecil yang Mungkin Kamu Lewatkan di One Piece Chapter 964

Sambil menunggu One Piece Chapter 965 yang tertunda karena libur, mari sama-sama kita kembali membahas chapter sebelumnya yaitu One Piece Chapter 964 karena bisa jadi ada banyak detail kecil yang kamu lewatkan.

Tanpa perlu basa-basi lagi mari langsung kita mulai ke detail pertama.



1. Rambut Shirohige
Untuk pertama kalinya, rambut Shirohige diperlihatkan tanpa penutup kepala. Biasanya, ia selalu mengenakan topi bajak laut atau cukup dengan menggunakan penutup kain berwarna hitam. Dan di masa tua ketika rambutnya sudah tidak ada lagi, ia masih menggunakan penutup kepala itu. Bahkan ketika ia tertidur dan sampai kematiannya, Shirohige masih menggunakan penutup kepala.

2. Marco Mulai Akrab dengan Nekomamushi
Masih di panel yang sama, terlihat Marco dan Nekomamushi duduk makan bersebelahan. Pasca timeskip, Marco kembali muncul pada One Piece Chapter 909, ketika Nekomamushi mengunjunginya di Pulau Sphinx yang merupakan kampung halaman Shirohige. Di sana mereka terlihat akrab, dan ternyata hubungan pertemanan ini telah dimulai dari sini.

Setelah sekian lama berada di antara orang-orang dewasa, bertemu dengan anak yang sebaya dengannya tentu membuat Marco bersemangat. Di panel setelahnya, Marco bahkan terlihat dengan bersemangat menceritakan pada Nekomamushi dan Inuarashi betapa luasnya dunia. Dua anak dari suku mink yang semula mengira hanya ada lima pulau langsung syok saat mendengar penjelasan dari Marco kalau ternyata jumlah pulau di seluruh dunia ada ratusan ribu, bahkan mungkin lebih.


3. Perbaikan di Mobi Dick
Di chapter sebelumnya, Mobi Dick telihat compang-camping setelah menaiki air terjun dan sampai ke Wano. Saat pergi meninggalkan Wano, kapal kebanggaan Bajak Laut Shirohige itu sudah diperbaiki dan terlihat memiliki tambalan-tambalan mulai dari dek sampai layar.


Hal ini mempertegas dua hal: betapa berbahayanya laut di sekitar Wano dan betapa tangguhnya Oden yang mampu bertahan hidup terseret rantai di lautan itu selama tiga hari tiga malam. Hampir. Meski akhirnya gagal dan harus berlabuh di sebuah pulau, di mana takdir mempertemukannya dengan perempuan yang kelak akan menjadi istrinya.

4. Pulau Bunga Raksasa
Pulau tempat Oden berlabuh, sekaligus tempat pertemuan pertamanya dengan Toki adalah pulau yang cukup unik. Sekilas mungkin tidak terlalu penting untuk diperhatikan. Pembaca sepertinya lebih fokus pada kemunculan Toki Amatsuki si perempuan waktu, bajak laut yang ingin menangkapnya, atau kemunculan Oden yang bak monster setelah hampir tiga hari terseret di laut. Di sana, di pulau itu, terlihat pohon-pohon bunga raksasa yang ukurannya bahkan berkali-kali lipat ukuran kapal.



5. Pakaian Toki
Toki muncul dengan pakaian ala-ala samurai Wano, dengan kimono bawahan pendek yang memperlihatkan pahanya sifat tomboinya. Ia yang membawa pedang juga menunjukan kalau Toki bukanlah sosok nona-nona anggun, namun lebih ke perempuan petarung. Satu hal paling mencolok yang membedakan pakainnya adalah sepatu. Pada gambar bisa dilihat Toki yang mengenakan sepatu biasa, berbanding orang-orang Wano yang mengenakan semacam sendal jepit kayu tradisional.



Detail kecil ini bisa jadi merupakan sedikit petunjuk mengenai asal usulnya, karena rasanya kecil kemungkinan jika sepatu full hitam itu dibuat Oda-sensei karena malas menggambar sendal.

6. Bajak Laut Aliansi Shirohige
Bajak Laut Takotopus yang dipimpin Kapten Karma, kelompok bajak laut penyelundup manusia yang ingin menangkap Toki bukanlah bajak laut random yang baru pertama kali muncul di chapter ini. Mungkin kalian sudah banyak yang lupa, namun ia merupakan salah satu aliansi Shihorige yang ikut datang membantu dalam Perang Besar Marineford. Meski kelihatannya, waktu itu mereka belum menjadi sekutu Shirohige.

7. Kemunculan Thatch
Satu lagi versi muda kru utama Shirohige terlihat di flashback ini. Sekarang giliran Thatch, mantan komandan divisi 4 yang tewas di tangan Kurohige. Sekilas kalian mungkin tidak sadar, apalagi gaya rambutnya jauh berbeda dari yang kita tahu. Thatch di flashback ini masih belum memiliki jambul iconic di kepalanya. Satu-satunya ciri khas yang masih bisa dikenali yaitu bekas luka jahitan di pelipis kirinya.


Bisa dilihat di gambar perbandingan antara Thatch muda dengan ketika ia berbicara dengan Ace di One Piece Chapter 552.

8. Kekuatan Phoenix Marco
Detail berikut ini sangat mungkin untuk dilewatkan oleh pembaca. Dan bisa jadi pula kesimpulan ini salah karena gambarnya sangat kecil. Di salah satu panel petualangan Oden, tampak ia terperangkap kobaran api lalu beberapa kru Shirohige berlari untuk menyelamatkannya. Salah satu dari mereka tampak terbang dengan kobaran api di tangan, dan kemungkinan besar itu adalah Marco.


Hal ini diperkuat karena pada beberapa panel sebelumnya, Shirohige sempat meminta Marco untuk membawa naik anak yang ikut terseret bersama Oden yaitu Izo. Jadi masuk akal jika Shirohige menyuruh Marco untuk mengangkut anak itu jika benar ia sudah memiliki kemampuan buah iblis yang memungkinkannya untuk terbang.

9. Oden Ganti Baju
Oden pada akhirnya terlihat dengan pakaian baru yang lebih berbaur, tidak lagi selalu dengan seragam ala-ala samurai dari Wano. Ia bahkan menggunakan perhiasan mahkota, yang sepertinya hanya untuk seru-seruan saat berpesta minum-minum.


Terlihat juga Oden dan Toki yang belum begitu dekat. Toki duduk jauh di seberang dengan Whitey Bay, sementara Oden merangkul orang lain. Yang meskipun sekilas dari rambut yang panjang seperti perempuan, namun dia itu laki-laki. Dia adalah Epoida, salah satu kapten aliansi bajak laut Shirohige yang juga ikut membantu saat Perang Besar Marineford.

Di sisi lain, terlihat pula Marco yang semakin akrab dengan duo mink.


10. Telur di Kapal Roger
Detail terakhir yaitu mengenai hal misterius yang sudah sejak lama menjadi misteri di Dunia One Piece, yaitu mengenai telur raksasa di kapal Roger, Oro Jackson. Bahkan di flashback yang keberadaannya lebih dari tiga puluh tahun yang lalu, benda bulat misterius ini sudah ada di sana.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments