Sunday, December 8, 2019

thumbnail

Faktor Non Teknis Kenapa Penjualan Komik Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba bisa Mengalahkan One Piece di Tahun 2019

Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, salah satu series fenomenal di Tahun 2019. Popularitasnya jauh menanjak semenjak perilisan adaptasi animenya pada Spring 2019. Memiliki cerita shonen yang khas, aksi yang memukau, serta karakter-karakter yang mudah untuk dicintai membuatnya diterima dengan sangat baik oleh fans, dan dengan cepat membuat penjualan komiknya terkerek.


Namun selain faktor-faktor dari dalam series itu sendiri, ada faktor non teknis yang membuat kisah pembasmi iblis ini bisa menjadi series terlaris di Jepang 2019, bahkan mengalahkan One Piece yang selama 12 tahun berturut-turut selalu menjadi yang teratas. Terakhir kali One Piece tidak menepati urutan pertama adalah Tahun 2006, di mana saat itu peringkat komik terlaris di Jepang ditempati oleh Death Note dan One Piece berada di urutan ketiga.

Kembali ke pembahasan, kenapa Demon Slayer menjadi komik terlaris di Jepang 2019? Jawaban mudahnya adalah tentu karena total penjualannya merupakan yang terbanyak dengan 12,057,628 copy sementara One Piece berada di urutan kedua dengan 10,134,232. Yang akan kita bahas lebih lanjut adalah: dari mana asal angka-angka ini? Per volume, urutan 4 besar komik terlaris ditempati semuanya oleh One Piece:

1. One Piece #91 - 2,388,243 copy
2. One Piece #93 - 2,200,000 copy
3. One Piece #92 - 2,112,734 copy
4. One Piece #94 - 1,880,146 copy
5. Shingeki no Kyojin #27 - 1,344,500 copy
6. Shingeki no Kyojin #28 - 1,172,448 copy
7. Shingeki no Kyojin #29 - 955,124 copy
8. Demon Slayer #17 - 926,446 copy
8. Demon Slayer #16 - 877,366 copy
10. Kingdom #53 - 877,366 copy

Dari daftar bisa dilihat kalau volume terlaris Demon Slayer yaitu volume 17 hanya berada di urutan ke-7 dengan 926,446 copy. Ketika anime Kimetsu no Yaiba meledak, fans langsung memburu komiknya. Dari yang awalnya kurang terkenal, bahkan tidak masuk top 10 komik terlaris Jepang di semester pertama 2019, secara mendadak Kimetsu no Yaiba naik ke urutan pertama. Hal ini karena Kimetsu no Yaiba total telah merilis 17 volume, dan semuanya masuk ke urutan 50 besar komik terlaris. Kasarnya, total penjualan One Piece yang jumlahnya sekitar 10 juta copy di tahun 2019 hampir semuanya berasal dari penjualan 4 volume baru yang terbit di 2019, karena pembeli One Piece adalah fans-fans lama yang rata-rata tidak akan membeli lagi komik volume 90 ke bawah karena tentu sudah punya. Di sisi lain, sebagian besar pembeli Kimetsu no Yaiba adalah fans-fans baru yang langsung membeli ke-17 volumenya, dari volume 1 sampai 17 di Tahun 2019. Dengan kata lain, total penjualan yang jumlahnya sekitar 12 juta copy itu berasal dari semua volume yang dimilikinya.

Kesimpulannya, dari 10 juta copy penjualan One Piece, mayoritas didapat dari hanya 4 volume, sementara Kimetsu no Yaiba memperoleh 12 juta copy penjualan dari 17 volume. Hal ini bisa terjadi karena Oricon, selaku perusahaan yang membuat survey penjualan ini tidak menghitung berdasarkan tahun rilis suatu volume, melainkan hanya dilihat dari tahun dan pembelian. Jika yang dihitung hanya volume-volume yang rilis tahun 2019 (91, 92, 93, 94), One Piece akan memperoleh total 8,581,123 copy penjualan sementara Kimetsu no Yaiba (13, 14, 15, 16, 17) akan memperoleh total 4,152,437 copy penjualan.

Selain Oricon (perusahaan yang membuat survey penjualan ini) pihak Shueisha selaku penerbit resmi One Piece dan Demon Slayer juga mengeluarkan laporan penjualan tahunan, namun isinya justru terbalik. One Piece menjadi yang terlaris dengan 12.7 juta copy penjualan sementara Demon Slayer di urutan kedua dengan 10.8 juta copy penjualan.

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments